MIA PLANET

ENTRY ABOUT ME FRIELFS STUFF bias






Akibat Sering Mencontek
Selasa, 25 November 2014 - Permalink - 6 Comments



Ohooyy guys..siapa disini yang demen banget nyontek??acungkan jari! hehehe...sebenernya gue juga suka nyontek sih,tapi gak sering kok palingan yang sering itu matematika dan pelajaran lain yang ada hubunganya dengan angka. Kalau selain angka sih,Insyaallah gue bisa aja meski gak nyontek. tapi gue juga sering kesel ama temen sekelas yang kerjaanya nyoooonteekkk mulu kegue,gue yang ngerjain soal susah-susah dengan otak dan tenaga eh,malah dia yang enak-enakan nyontek,kagak mikir lagi. Ntar ya,bisa-bisa nilai kita yang jelek. ehh,nilai temen kita yang bagus. Ya gak??mangkanya guys jangan sering nyontek ya,belajar aja biar pinter karena jadi anak pinter itu bangga lho. ya udah gak usah curhat panjang-panjang,ini aja gue kasih sedikit ulasan mengenai mencontek. Simak ya biar menjadi inspirasi :



Pengertian Menyontek

Menyontek merupakan sebuah strategi yang digunakan siswa untuk memperoleh prestasi yang tinggi dengan cara yang tidak adil (Anderman, Griesinger & Wasterfield, 1998). Menurut Kamus Bahasa Indonesia karangan W.J.S. Purwadarminta menyontek adalah mencontoh, meniru, atau mengutip tulisan, pekerjaan orang lain sebagaimana aslinya. Dalam artikel yang ditulis oleh Alhadza (2004) kata menyontek sama dengan cheating. Beliau mengutip pendapat Bower (1964) yang mengatakan cheating adalah perbuatan yang menggunakan cara-cara yang tidak sah untuk tujuan yang sah/terhormat yaitu mendapatkan keberhasilan akademis atau menghindari kegagalan akademis. Orang yang suka mencontek dapat dikatakan sebagai "PLAGIAT"

Faktor penyebab sering mencontek :

1. Kurangnya percaya diri dalam mengerjakan tugas.

2. Malas
Malas belajar dan tidak membuat tugas akan membentuk karakter siswa yang menginginkan sesuatu diperoleh dengan cara instan, sehingga menyontek menjadi pilihan.

3. Soal yang sulit
Praktek kecurangan atau menyontek terjadi karena terlalu sulitnya tugas yang diberikan, sulitnya soal yang dihadapi membuat pelajar merasa bahwa kemungkinan gagal akan sangat besar, untuk menghindari hal tersebut mereka rela melakukan tindakan menyontek

4. Pengaruh teman sebaya
Munculnya perilaku menyontek juga sangat ditentukan faktor teman sebaya. Bila dalam kelas terdapat beberapa anak yang menyontek akan mempengaruhi anak yang lain untuk menyontek juga. Pada awalnya seseorang tidak bermaksud menyontek, tetapi karena melihat temannya menyontek, maka merekapun ikut menyontek 


Dampak yang ditimbulkan dari perilaku menyontek :

1. Bagi Siswa yang Menyontek :

a. Tidak mandiri
Peserta didik yang sering menyontek akan mengakibatkan tingginya rasa ketergantungan terhadap orang lain. Hal ini dikarenakan kebiasaan yang selalu mengandalkan orang lain dalam melaksanakan tugas.

 b. Mudah menyerah
Hal ini akan dirasakan pada saat menghadapi dunia kerja. Karena terbiasa mengandalkan orang lain, maka pada saat bekerja mereka yang sering menyontek akan mudah menyerah dalam melaksanakan pekerjaan

 c. Berdosa
Kebiasaan menyontek jika dilihat dari segi agama maka termasuk dalam  perbuatan tercela. Hal ini tentu akan menambah daftar dosa yang kita kerjakan. Dan Ternyata nyontek adalah sebuah perkara yang sangat mengerikan dan dianggap besar di dalam Islam. Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَن غَشَّنَا فَلَيْس مِنَّا
“Barangsiapa yang berbuat curang, maka ia bukan termasuk golongan kita” (HR. Muslim, no 146).


 d. Berpotensi sebagai Koruptor.
Dalam sebuah acara seminar di Universits Tadulako, Ketua KPK Abraham Samad yang menyatakan “Menyontek saat ujian, berarti tidak jujur, dan ini adalah cikal bakal dari kejahatan korupsi. Apalagi skripsi dibuatkan oleh orang lain”. Dalam hal ini Abraham Samad tidak hanya menekankan pada mahasiswa saja, ”Begitu pula dosen yang mendagangkan ilmunya dengan membuatkan skripsi mahasiswa. Keduanya merupakan intellectual corruption atau korupsi intelektual,” tegas Dr. Abraham Samad.

e. Mengakibatkan Ketidakjujuran


2. Bagi Siswa yang Tidak Menyontek :

a. Merugikan Siswa yang Jujur Secara tidak langsung
Siswa yang jujur juga ikut dirugikan akibat kebiasaan menyontek. hal ini dapat dilihat dalam seleksi penerimaan  beasiswa yang diadakan disekolah atau di kampus. Bagi mereka yang menyontek memperoleh nilai tinggi daripada siswa yang jujur saat ujian. Sementara salah satu syarat untuk memperoleh beasiswa dilihat dari nilai siswa tersebut.  

b. Nilai yang kita dapatkan Bukan jadi Kebanggaan. 
Dampak selanjutnya dari menyontek adalah kurangnya rasa bangga terhadap Nilai yang diperoleh oleh peserta didik yang diperoleh dengan cara mencontek karena siswa yang sering mencontek selalu tidak puas terhadap nilai yang diperolehnya tersebut karena nilai itu bukan berasal dari hasil pemikiranya sendiri.

Bahaya mencontek :

 1. Bahaya yang paling cepat adalah ketahuan pengawas dan mendapat sanksi dari pengawas, baik itu teguran, peringatan, ataupun langsung dinyatakan gagal dalam ujian yang diikuti.

2. Mencontek memacu adrenalin. karena dengan mencontek berarti kita harus main kucing-kucingan dengan pengawas, sehingga jantung akan berdetak lebih cepat dari biasanya. Deg-degan, takut, dan perasaan yang timbul akibatnya, dapat mengganggu konsentrasi kita dalam ujian.


3. Mencontek menumbuhkan manusia yang berbudaya
 instan dalam mendapatkan segala sesuatu. Dengan mencontek, manusia akan merasa mudah dalam mendapat kan jawaban dari soal yang sulit, sehingga akan terbawa pada kebiasaan dalam kehidupan dan dapat menumbuhkan rasa malas untuk berusaha, karena sudah terbiasa dengan cara mencotek.


4. Mencontek dapat mengurangi jumlah teman.
Faktanya dengan mencontek , kita menilai orang dari apakah dia mau memberikan contekan kepada kita atau tidak, jika tidak memberikan contekan, maka orang tersebut akan kita cap sebagai orang yang pelit, sehingga kita akan lebih selektif dengan orang tersebut. padahal dengan tidak memberikan jawaban kepada kita, teman kita sebenarnya melatih kita menjadi orang yang mandiri, dan tidak hanya mengandalkan orang lain.

5. Mencontek dapat mematikan kreatifitas. Dengan mencontek, kita lebih cederung malas, seperti pada bahaya yang ke 3. dengan menjadi manusia yang istan, kreatifitas yang ada pada diri kita akan terhambat, sehingga kemampuan dan bakat kita tidak dapat berkembang dengan baik.


Ok... jadi kesimpulanya adalah boleh saja mencontek kok, asal tidak keseringan yaa.  Masa' semua tugas nyontek keteman sih? kalau nyontek terus kapan kita tahu bahwa diri kita sendiri bisa mandiri. Dengan tidak menyontek kita dapat mengetahui ukuran kemampuan kita sampai dimana,kepintaran kita sampai level berapa. iya kan guys?!! Kalau ada soal yang tidak dimengerti boleh tanya teman kok/tanya guru saja. "Malu bertanya sesat dijalan".  Lebih baik nilai jelek mikir sendiri atas usaha sendiri daripada bagus tapi atas usaha orang lain kan guys

Kita juga bisa nyontek pinter keteman.. iya nyontek pinter,jadi maksudnya kita lihat jawaban teman kita,kata2nya lalu kita resapi dan pahami. Kalau sudah paham kita bisa tulis sendiri kata2nya dengan bahasa kita sendiri jadi biar tidak samaan gitu atau kita bisa tambahin sendiri sesuai imajinasi kita. pengertian yang sama tapi dengan kata2 yang berbeda. Soalnya kalau kata2nya sama semua guru bisa tahu kalau sekelas contekan massal *Lol. Kalau kata2nya bedakan guru bisa menyimpulkan bahwa kita itu anak yang pintar karena tidak nyontek. Iya gak sih?!! tapi itu tidak berlaku dalam pelajaran Matematika/Fisika. Jangan tanya kenapa,karena kukira kalian tau sendiri apa maksudnya. wkwkwkwk.

Mencontek bisa sebagai kebersamaan antar kelas? Yes/No maybe.....
Tapi kalau menurut gw sih... Lebih baik diskusi saling bertukar pendapat antarteman jadi kalau temanya banyak dengan ide yang berbedakan ngerjain soalnya makin mudah. daripada nyontek mulu kagak mikir! 
Gue yakin bangku anak pinter pasti sering dikerubungin banyak anak dikelas. wkwkwkwk... Gak apa kerubungin aja tapi kata2nya jangan dimiripin.



Nah kalau kita pas ada soal terus kita mikir sendiri lalu ada teman yang nyontek bagaimana? Boleh aja kok jawaban kita dicontek teman tapi ya itu tadi jangan keseringan atau kita bisa bohong sedikit demi kebaikan kita sendiri gak apa kali yaaa,,dengan bilang keteman kalau soal kita belum selesai/kita gak bisa negrjainya/susah. Kalau keseringan? Kita ajarkan dia cara mengerjakan soal dengan kata-kata yang baik. Kalau dianya tidak mau/marah? Jangan contekin sering2 nanti ngelunjak atau kita bisa pake kata2 guyonan/bercandaan seperti "Lu nyontek terus kapan pinternya sih? lu bangga dengan nilai bagus tapi nyontek? gua ajarin mau ya lu biar bisa pinter kek gue gini,kalau lu pinter orangtua lu mesti bangga punya anak kayak lu gitu" atau dengan kata2 lainya . Kalau kita tidak dianggap teman/dideskriminasi gara2 tidak mau nyontekin? Kita biarkan saja dia,sejauh mana dia betah tidak temanan dengan kita. Toh juga kalau butuh baikan lagi kan? Kagak mungkin berantem terus2an,kagak baik tau! teman kita juga akan malu pada teman-teman yang lain karena masa' gara2 gak dicontekin malah dijauhin sih?kek anak kecil aja lu.. Lagian teman kita didunia ini kan banyak. Teman bisa dicari,carilah teman yang mampu membuat kita merasa nyaman dan bahagia 😉


Naahh,jadi? APAKAH KALIAN MASIH MENCONTEK??

Label:

Blogger Pena Savitri Sasya mengatakan...

Kak Mia, boleh repost gak?
nanti aku kasih credit kok!

 
Blogger Unknown mengatakan...

Kak mia boleh tau gak apa akibat menyontek untuk keluarga

 
Blogger muhamad jidan arroji mengatakan...

mencontek merupakan bahan untuk kebersamaan diantara sesama pelajar dalam satu kelas, jika tidak diberi contekan seorang akan diintimidasi atau tidak diterima oleh teman-teman satu kelas. bagaimana pendapatmu dan apa solusimu?

 
Blogger Mia 7unior mengatakan...

@Pena Savitri : boleh..silahkan

 
Blogger Mia 7unior mengatakan...

@Unknown : untuk keluarga ,contohnya jika kita ulangan trus nilainya bagus,kita tunjukin hasilnya ke ibu/ayah,mrka pasti bangga kan?pdhal itu kita nyontek smua. nah sama ajakan kita bohong. jadi mungkin itu akibatnya mnurutku pribadi.

 
Blogger Mia 7unior mengatakan...

@M. Jidan : mnurutku pribadi,okelah nyontek tpi kata2nya ituloh jgn ditulis semua,setidaknya baca dulu jwban tman kita lalu kita simpulkan dan tulis dg bahasa kita sendiri. apa harus mencontek semua?ntar kasihan tman kita yg udah susah2 mikir. eh kita mlah menconteknya bgitu saja mskipun dibolehin sma tmn kita.

 

Posting Komentar

Ayo guys, berikan komentarmu! dan harus dengan kalimat yang baik yaaa.

-Boleh bertanya kepadaku jika kurang jelas. Insya'allah akan aku jawab
-Repost?credit please.....



Copyright© 2017.Siti Fatimah Al Islamiah.